Cerita Sex hubungan Dengan Ayah Tiri Hanya Menjadi Pemuasanku

Video Rate:
0 / 5 ( 0votes )
13 views

Sekarang umurku telah mencapai 17 tahun, dan tetap jadi sisi dari keluarga angkatku. Walaupun sekarang mereka sudah mempunyai anak sendiri, yang baru berumur lima tahun. Semenjak waktu itu mama angkatku jadi lain sikapnya padaku.

Bokep Sub Indo –  Jika dahulu ia demikian baik sekarang ia berbeda, semenjak kelahiran anak kandungnya. Tetapi saya tetap mengucapkan syukur karena papah angkatku, papah Dodi demikian baik dan sayang padaku, papah barusan rayakan hari ulang tahunnya yang cocok ke 40 tahun. Banyak keluarga dan mitranya yang datang pada acara itu, papah memang pria yang bagus bahkan juga ia tetap kelihatan kece.

Banyak pula beberapa teman Retno yang menyukai godain papah, ucapnya Retno untung mempunyai papah yang bagus dan ganteng. Mereka tidak paham jika saya ialah anak tirinya, begitupun Vian kekasihku. Ia tidak paham jika saya anak tiri, walau sebenarnya saya berpacaran dengannya semenjak masuk ke dalam sekolah ini. Bermakna hampir tiga tahun kami berpacaran bahkan juga demikian banyak kami lakukan jalinan intim seperti pada narasi sex.

Karena hal tersebut telah terbiasa dilakukan oleh remaja sepertiku, karena itu saya demikian mengasihi Vian kekasihku. Hampir tiap hari kami selalu berduaan di sekolah, dan selalau mengambil waktu untuk beradegan seperti dalam narasi seks. Sore itu saya pergi ke rumah Vian tanpa setahunya, pikirku saya ingin memberi surprise kepadanya bahkan juga saya membawakannya makanan kegemaran ia.

Enaknya Penis Ayah Angkat Ku | Tetapi saya kaget saat saya masuk ke dalam kamar Vian. Saya menyaksikannya sedang bermesraan sama Gita rekan sekelasku “Viaaan… apa-apaan tujuan kalian..” Teriakku dan sebelumnya sempat saya lemparkan makanan ke wajahnya “Retnoo.. nantikan agar saya jelaskan..” Vian coba merayuku, tetapi saat saya menyaksikan kembali ke Gita yang membereskan pakaiannya saya makin benci.

Karena saya tahu apakah yang sudah mereka kerjakan, secara cepat saya keluar dari rumah Vian. Yang memang sepi karena aktivitas orang tuanya yang jarang-jarang ada di dalam rumah, saya menangis dan terus menangis dalam taksi yang membawaku pulang, semenjak hari itu saya tak lagi tegur sapa dengan Vian. Bahkan juga ktika ia memaksakanku untuk bicara dengannya di sekolah saya segera menangis histeris.

Dalam hati saya demikian membenci Vian cowok yang sejauh ini demikian baik padaku, bahkan juga saya sudah memberikan segala hal pada ia. Aku juga jadi jarang-jarang keluar dari rumah, saya tak lagi kerap hang out dengan teman-temanku, walaupun sebetulnya di dalam rumah aku juga selalu dibuat pusing oleh mama yang kerap geram padaku. Tinggal papah Dodi yang demikian baik padaku.

Sampai di suatu hari kami di tinggal pergi sepanjang satu minggu oleh mama dan adikku, mereka ada acara keluarga di luar kota. Tinggal saya dengan papah di dalam rumah, walau sebenarnya saat sebelum mama pergi papah tidak sedap tubuh, karena itu ia tidak pergi kerja dan telah tiga hari ia tidak bekerja. Saya jadi kasihan kepadanya walaupun ada pendamping rumah tangga kami.

Tetapi saya demikian kasihan menyaksikan papah karena itu saya yang menjaganya sampai diapun lebih segeran sesudah tiga hari. Pagi itu saya tiba ke kamar papah sesudah baru usai mandi, saya segera makan pagi dan tidak menyaksikan pembantuku saya tahu ia sedang pergi belanja di jam seperti sekarang ini. Dengan cara sempoyong saya masuk ke kamar papah rupanya ia ada dalam kamar mandi.

Entahlah keberanian darimanakah saya merapat ke kamar mandinya lantas saya melihat apa yang sudah dilakukan papah dalam sana, rupanya papah sedang mainkan senjatanya dengan tangannya sendiri. Aku juga merasa kasihan kepadanya karena saya tahu sempat juga beradegan seperti pada narasi sex 18+ tahun akhir nya aku juga rasakan nafsuku bangun dan tanpa malu sedikitpun saya masuk ke kamar mandi papah.

Papah terkejut melihatku “Reetno..apa yang kamu kerjakan di sini..” Saya tidak jawab pertanyaan papah, tetapi saya segera menghamipirinya lantas aku juga duduk dengan muka cocok di muka kontolnya, perlahan-lahan tetapi tentu saya menggenggam kontolnya lantas saya kulum dalam mulutku “Jangaaan sayaaang….aaaaaggghhhh..” Awalannya papah menarik badannya tetapi demikian saya mainkan kontolnya dalam mulutku.

Diapun berbeda termenung dan nikmati kuluman mulutku “Aaaagaggggghhhh… aaaaggggggghhhhh… sayaaaaaang…. aaaaaggggghhhh..” Ia pejamkan matanya sekalian menggenggam kepalaku, dan saya semkain ayik mainkan kontolnya dimulai dari saya kulum sampai saya hirup telornya “Oooouuggggghhh… nikmaaaaat… sayaaaang… aaagggghh… aagggghhhhhhh… aaagggghhh..”.

Papah tak lagi malu padaku ia kelihatannya sadar jika aku juga bukanlah darah dagingnya. Kontol papah makin jadi membesar dan makin tegak berdiri, diapun menuntun badanku lantas ia membaringkan saya pada tempat tidurnya. Saya selekasnya melepaskan bajuku dan meliuk-liukannya supaya papah lebuh terangsang kembali menyaksikan lekuk badanku lebih muda darimama.

Diapun menindihku saat kontolnya sanggup menyelusup ke kemaluanku aku juga mendesah sekalian melingkarkan tangannku pada lehernya “Yaaaccchhhhh… aaaagggghhh… yaaaaacchhh.. paaa… tersebut..paaaa…. aaagggggghh… aaaaaagggghhhh.. aaaggghh..” Saya menyeimbangi goyangan bokong papah, dan ia kelihatannya senang dengan hal tersebut kelihatan ia terus melihatku dengan tajam.

Desah napas papah demikian berat dan membuat aku juga keraanjingan “Aaaaaagggghhh…. paaaaa… aaagggghhhh… aaaggggghhh… teruuuuuus… paaaa… ” Senjata papah benar-benar demikian besar, berbeda sekali dengan punya Alvin bekas kekasihku, papah pun demikian kuat ia terus bergoyang. Tanpa merasa keletihan sedikitpun diapun menciumi mukaku dan saya membalas dengan mesra .

Sampai kurang dari 1/2 jam kami bergoyang pada akhirnya papapun mengeluh panjang “OOoouuggggghhh…. aaaggggghh… aaaagggghhh… aaaaaggggghhh… aaaaaaggghh…” Ia menekan lebih dalam kontolnya sampai aku juga rasakan lendir kental yang mengucur dalam kemaluanku, saya dekap badan papah dan diapun merengkuh badanku. Kami demikian senang lakukan adegan di ranjang ini.

Sampai pada akhirnya saya selekasnya bangun karena takut sampai kedapatan oleh pembantu yang hendak selekasnya tiba. Tetapi semenjak waktu itu saya kerap melakukan dengan papah Dodi, dan anehnya saya tidak merasakan menyesal sedikitpun bahkan juga dalam hatiku saya merasa ada hati pada papah, layaknya seperti sepasang pacar yang di mabok cinta. Saya tak lagi pikirkan jika papah ialah orangtua angkatku.

Category: ABG
cersex annisa cersex anal mama cersex dengan ibu mertua cersex hot terbaru cersex download cersex xnxx

Leave a Reply